Vitamin merupakan molekul organik yang sangat dibutuhkan bagi tubuh kita untuk pertumbuhan dan proses metabolisme yang normal. Vitamin tidak dihasilkan oleh tubuh manusia dalam jumlkah yang banyak, oleh karena itu vitamin harus diperoleh dari bahan makanan yang dikonsumsi.
Sifat Vitamin C
Bagaimana sih sifat dari vitamin C itu ?
Nah Vitamin C merupakan vitamin yang mudah paling mudah rusak dan Vitamin C mudah teroksidasi dan dipercepat oleh panas, sinar, enzim, alkali, oksidator serta oleh tembaga dan besi.
Vitamin C di dalam tubuh berguna untuk pembentukan dan pemeliharaa zat perekat yang menghubungkan sel-sel dengan sel dari berbagai jaringan.
Dan juga asam askorbin berpengaruh dalam pembentukan sel-sel darah dalam susunan tulang serta dalam pemeliharaan kadar haemoglobin yang normal.
Penyakit skorbut, yang disebabkan karena kekurangan vitamin C adalah penyakit defisiensi yang paling lama dikenal. Sifat vitamin yang C yang mudah larut akan mudah rusak dengan pemanasan yang lebh lama.
Faktor yang dapat mempengaruhi kadar vitamin C:
- Bahan makanan yang disimpan terlalu lama.
- Bahan makanan yang dijemur dengan cahaya matahari akan mengurangi kadar vitamin C.
- Dan juga pemanasan yang terlalu lama.
Vitamin C terserap cepat dalam tubuh kita. Dari alat pencernaan masuk ke dalam saluran darah dan dibagikan ke seluruh jaringan tubuh. Dan Kelenjer Adrenalin mengandung bahan vitamin C yang sangat tinggi.
Tubuh menyerap vitamin C biasanya dalam jumlah yang sedikit, kelebihan vitamin C dari makanan akan dibuang memalui air kemih. Bila seseorang mengkonsumsi vitamin C dalam jumlah yang cukup banyak maka sebagian besar akan dibuang keluar, terutama bilaorg tersebut biasa mengkonsumsi vitamin atau makanan yang bergizi dengan cukup tinggi. Sebaliknya, bila orang tersebut dalam keadaan gizi yang buruk atau jelek, maka sebagian vitamin itu akan ditahan oleh jaringan tubuh.
Nah selain itu ada juga lohh generasi dari vitamin C, karena sejalamn dengan ilmu pengetahuan yang berkembang secara pesat, vitamin C telah mengalami beberapa penyempurnaan. Dan ada 3 generasi vitamin C yang ditemukan diantaranya:
- Generasi 1 -> Asam askorbat
untuk generasi pertama ini merupakan jenis yang paling banyak digunakan pada produk vitamin C. generasi ini mempunyai kandungan asam dan oksalat yang tinggi.
- Generasi 2 -> Kalsium askorbat
dan generasi ini mengandung kandungan asam yang sudah berkurang tetapi kandungan oksalat yang tinggi sehingga tidak aman untuk ginjal.
- Generasi 3 -> Poli askorbat
Untuk generasi yang ini tingkat keasaman rendah cenderung netral sehinggan aman bagi lambung dan juga kadar oksalat yang rendah sehingga resiko penumpukan batu ginjal lebih rendah.
Sekian Semoga Bermanfaat :))